Minggu, 19 Oktober 2008

Infeksi Nifas

Infeksi nifas mencakup semua peradangan yang disebabkan masuknya kuman-kuman kedalam alat-alat genital pada waktu persalinan dan nifas. Demam nifas ialah kenaikan suhu sampai 38 0C atau lebih selama 2 hari dalam 10 hari pertama paska melahirkan, dengan mengecualikan hari pertama, suhu harus diukur sedikitnya 4 kali sehari.

Di negara-negara yang sedang berkembang dengan pelayanan kebidanan yang masih jauh dari sempurna, kejadian infeksi nifas masih besar. Infeksi nifas umumnya disebabkan oleh bakteri yang ada dalam keadaan normal berada dalam usus dan jalan lahir.

Kuman-kuman penyebab infeksi nifas antara lain:Streptokokus haemolyticus aerobicus, Staphylokokus aureus, E. coli dan Clostridium welchii. Infeksi terjadi akibat:
1.Tangan pemeriksa membawa bakteri yang sudah ada dalam vagina kedalam uterus.
2.Droplet infeksi (akibat air liur meleleh he he he)
3.Kain-kain dan alat suciama yang digunakan untuk merawat wanita bersalin/nifas
4.Koitus pada akhir kehamilan
5.Infeksi dalam persalinan

Faktor Predisposisi (yang memepermudah infeksi)
1.Semua keadaan yang dapat menurunkan daya tahan penderita
2.Persalinan lama (macet)
3.Tindakan bedah vaginal
4.Tertinggalnya sisa plasenta

Infeksi nifas dapat dibagi dalam 2 golongan yaitu :
1.Infeksi yang terbatas pada perineum, vulva, vagina, serviks, dan endometrium
2.Penyebaran dari tempat tersebut melalui vena, getah bening, dan endometrium

GAMBARAN KLINIK
Infeksi pada perineum, vulva, vagina, dan serviks : Gejalanya berupa rasa nyeri dan panas tempat infeksi, perih saat kencing. Bilamana getah radang bisa keluar, biasanya keadaan tidak berat, suhu sekitar 38 0C dan nadi dibawah 100 x/menit. Bilamana luka infeksi tertutup oleh jahitan dan getah radang tidak bisa keluar demam bisa naik sampai 39 – 40 0C dan kadang-kadang menggigil.

Endometritis: Gambarann klinik tergantung jenis dan virulensi kuman, daya tahan penderita, dan derajat trauma pada jalan lahir, uterus agak membesar serta nyeri dan lembek. Lokia biasanya bertambah dan kadang-kadang berbau.

Septikemia dan Piemia: Merupakan infeksi berat. Pada septikemia gejala timbul mendadak dan dari permulaan penderita sudah sakit dan lemah, suhu sekitar 39 – 40 0C, nadi cepat 140-160 x/menit, penderita bisa meninggal 4 – 6 hari postpartum. Pada piemia penderita tidak lama setelah postpartum sudah merasa sakit, perut nyeri dan suhu agak meningkat. Setelah kuman dengan embolus memasuki peredaran darah, barulah timbul gejala-gejala infeksi umum dengan suhu tinggi dan menggigil. Ciri khas piemia adalah bahwa berulang-ulang suhu yang meningkat dengan cepat disertai menggigil kemudian diikuti dengan turunnya suhu.

Peritonitis: Terjadi akibat meluasnya endometritis, kadang-kadang ditemukan bersamaan dengan salpingo oofporitis dan sellulitis pelvika, peritonitis bisa terbatas pada daerah pelpis ataupun umum pada seluruh peritoneum.

Sellulitis pelvika: Suhu tinggi menetap disertai rasa nyeri di kiri atau kanan dan nyeri pada pemeriksaan dalam.

Salpingitis dan Ooforitis: Gejalanya tidak dapat dipisahkan dari pelvioperitonitis.

PENCEGAHAN
Selama kehamilan
- Cegah anemia dengan memperbaiki gizi dan diet yang baik.
- Koitus pada hamil tua sebaiknya dilarang.

Selama persalinan
- Batasi masukknya kuman kedalam jalan lahir.
- Jaga persalinan agar tidak berlarut.
- Selesaikan persalinan dengan trauma sedikit mungkin.
- Cegah terjadinya perdarahan banyak.
- Periksa dalam dilakukan hanya bila perlu.
- Transfusi darah harus diberikan menurut keperluan.

Selama nifas
- Jaga luka-luka agar tidak dimasuki kuman.
- Batasi pengunjung pada hari-hari pertama nifas.
- Penderita dengan tanda infeksi harus diisolasikan.

PENGOBATAN
- Berikan antibiotika dengan spectrum luas.
- Lakukan tindakan untuk mempertinggi daya tahan tubuh.
- Jika terjadi apses lakukan pembukaan jahitan.
- Transfusi darah bila perlu.

Fake Orgasm

Dari hasil sementara survey didapatkan 80 % wanita melakukan "fake orgasm" guna menyenangkan pasangannya. Seperti pada cuplikan adegan film dibawah ini...(WARNING: tidak mengandung pornografi). Silakan cek sendiri, When Harry meet Sally.

Mau ikutan survey-nya ? Klik Disini

Gaya berjalan wanita bisa mengungkapkan....

Gaya berjalan wanita bisa mengungkapkan kemampuannya untuk bisa orgasme. Tetapi bukan langkah biasa. Ciri berjalan wanita dengan langkah-langkah yang energik, mengalir lancar, percaya diri adalah yang paling mungkin mudah mengalami orgasme terutama orgasme vaginal (bukan clitorial orgams).

Langkah berjalan yang menghasilkan orgasme bukanlah langkah yang menggoda/sensual, melainkan langkah yang menggambarkan percaya diri, mental yang sehat serta seksual relasi yang juga baik/sehat. Tapi seperti biasa penelitian baru evidence base kategori C.Selengkapnya disini

Sabtu, 18 Oktober 2008

Kontrasepsi (Komplit-plit-plit)

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya itu dapat bersifat sementara, dapat pula bersifat permanen. Konsepsi (pembuahan, fertilisasi) adalah terjadinya pertemuan antara sel telur (ovum) isteri dengan sel mani (spermatozoa) suami pada saluran telur.

Kontrasepsi atau antikonsepsi adalah mencegah terjadinya konsepsi dengan memakai cara, alat atau obat-obatan. Pengaturan kelahiran (birth control) adalah penggunaan alat-alat atau cara-cara dengan maksud mengatur jumlah dan jarak waktu kelahiran. Keluarga berencana adalah suatu usaha menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan memakai kontrasepsi.

Secara umum, kontrasepsi dibagi dua menurut cara pelaksanaannya :
a.Cara temporer (spacing): yaitu menjarangkan kelahiran selama beberapa tahun sebelum menjadi hamil lagi.
b.Cara permanen (kontap): yaitu mengakhiri kesuburan dengan cara mencegah kehamilan secara permanen; pada wanita disebut sterilisasi dan pada pria disebut vasektomi.

Sampai saat ini belum ada suatu cara kontrasepsi yang 100% ideal. Ciri-ciri suatu kontrasepsi yang ideal meliputi daya guna, aman, murah, estetik, mudah didapat, tidak memerlukan motivasi terus menerus dan efek samping minimal.

Syarat-syarat kontrasepsi :
1.Aman pemakaiannya dan dipercaya.
2.Efek samping yang merugikan tidak ada
3.Lama kerjanya dapat diatur menurut keinginan
4.Tidak mengganggu hubungan persetubuhan
5.Tidak memerlukan bantuan medik atau control yang ketat selama pemakaiannya
6.Cara penggunaannya sederhana
7.Harganya murah supaya dpt dijangkau masyrakat
8.Dapat diterima oleh pasangan suami istri

Kontrasepsi yg ideal dan memenuhi syarat diatas belum ada. Yang ada kontrasepsi yg memenuhi sebagian syarat atau hampir memenuhi syarat. Yang penting sebenarnya adalah memakai salah satu cara kontrasepsi jauh lebih baik dari tidak memakai kontrasepsi sama sekali.

Pembagian Cara-cara Kontrasepsi
Menurut jenis kelamin
1.Cara atau alat yang dipakai oleh suami (pria).
2.Cara atau alat yang dipakai oleh isteri (wanita).
Menurut pelayanannya
1.Cara medis dan non medis
2.Cara klinis dan non klinis
Menurut efek kerjanya
1.Tanpa mempengaruhi fertilitas
2.Menyebabkan infertilitas temporer (sementara)
3.Kontrasepsi permanen dimana infertilitas menetap.
Menurut cara kerja/ cara kontrasepsi
1.Menurut keadaan biologis : sanggama terputus, metod kalender, suhu badan, abstinensia dan lain-lain.
2.Memakai alat barier (kondoml, diafragma, kap porsio, spermisida)
3.Kontrasepsi intrauterin : IUD
4.Hormonal (pil KB, suntikan KB, dan AKBK)
5.Operatif : tubektomi dan vasektomi.

Pembagian yang umum dan banyak dipakai adalah sebagai berikut :
1.Metoda merakyat (Folk methods) :
• Coitus interuptus
• Postcoital douche
• Prolonged lactation
2.Metoda tradisional (traditional methods) :
• Pantang berkala
• Kondom
• Diafragma vaginal
• Spermisida
3.Metoda modern
• Pil KB
• Suntik KB
• AKBK atau norplant
• IUD
4.Metoda permanen operatif
• Tubektomi
• Vasektomi

Pada tulisan ini akan diuraikan secara singkat bveberapa cara kontrasepsi sebagai usaha medik dalam keluarga berencana. Cara kontrasepsi yang dibicarakan ialah :
a.Pantang berkala
b.Obat spermatisid/ pil vagina
c.Kondom
d.AKDR
e.Kontrasepsi hormonal
f.Sterilisasi

PANTANG BERKALA
Prinsipnya adalah tidak melakukan hubungan suami isteri pada masa subur isteri. Untuk menetukan masa subur istri dipakai 3 patokan, yaitu :
1.Ovulasi terjadi 14 ± 2 hari sebelum haid yang akan datang
2.Sperma dapat hidup dan membuahi dalam 48 jam setelah ejakulasi.
3.Ovum dapat hidup 24 jam setelah ovulasi
Jadi jika ingin dicegah, koitus harus dihindari sekurang-kurangnya selama 3 hari (72 jam), yaitu 48 jam sebelum ovulasi dan 24 jam esudah ovulasi terjadi.

Awalnya dicatat lama siklus haid selama 3 bulan terakhir. Tentukan lama haid terpendek dan terpanjang. Siklus terpendek dikurangi 18 hari dan siklus haid terpanjang dikurangi dengan 11 hari. Dua angka yang diperoleh merupakan range masa subur. Dalam masa ini merupakan masa pantang sanggama, diluarnya merupakan masa aman.

Cara lain untuk menentukan masa aman ialah dengan suhu basal badan. Menjelang ovulasi suhu basal badan akan turun. Suhu basal dicatat dengan teliti setiap hari.

Pantang yang terlampau lama dapat menimbulkan frustasi. Hal ini dapat diatasi dengan pemakaian kondom atau tablet vagina sewaktu sanggama.

Daya guna teoritis ialah 15 kehamilan per 100 tahun-wanita. Daya guna pemakaian ialah 20-30 kehamilan per 100 tahun-wanita.

OBAT SPERMATISID
Terbagi atas 2 komponen, yaitu bahan kimia yang mematikan sperma (biasanya nonilfenoksi polietanol dan medium yang dipakai berupa tablet busa, krim atau agar. Tablet vagina atau agar diletakkan dalam vagina, dekat serviks. Gerakan-gerakan sanggama akan menyebarkan busa meliputi serviks, sehingga secara mekanis menutupi ostium uteri eksternum dan mencegah masuknya sperma ke dalam kanalis servikalis.

Daya guna teoritis ialah 3 kehamilan per 100 tahun-wanita. Daya guna pemakaian ialah 30 kehamilan per 100 tahun-wanita.

Walaupun jarang, berupa reaksi alergik. Disamping itu, preparat spermatisid mempunyai rasa yang tidak enak.


KONDOM
Kondom menghalangi masuknya sperma ke dalam vagina, sehingga pembuahan dapat dicegah.
Jenis kondom
Ada 2 jenis kondom, kondom kulit dan kondom karet. Yang kulit dibuat dari usus domba, sedangkan kondom karet lebih elastis, mrah sehingga lebih banyak dipakai.

Secara teoritis, kegagalan kondom hanya terjadi jika kondom tersebut robek oleh karena kurang hati-hati, pelumas kurang, atau karena tekanan pada waktu ejakulasi. Ditemukan 3 kehamilan per 100 tahun-wanita. Dalam praktek angka ini lebih tinggi, 15-36 kehamilan per 100 tahun-wanita.

Keuntungan
•Murah
•Mudah di dapat (tidak perlu resep dokter)
•Tidak memerlukan pengawasan
•Mengurangi kemungkinan penularan penyakit kelamin.

Pada sejumlah kecil kasus terdapat reaksi alergik terhadap kondom karet.


A K D R (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)
Tidak diketahui secara pasti bagaimana cara kerja pasti AKDR dalam mencegah kehamilan. Ada yang berpendapat AKDR sebagai benda asing yang menimbulkan reaksi radang setempat, dengan sebukan leukosit yang dapat melarutkan blastosis atau sperma.
AKDR yang diliputi kawat tembaga mungkin memiliki mekaisme kerja yang berlainan. Kawat tembaga dalam konsentrasi kecil yang dikeluarkan ke dalam rongga uterus selain menimbulkan reaksi radang seperti pada AKDR biasa, juga menghambat khasiat anhidrase karbon dan fosfatase alkali. AKDR yang mengeluarkan hormon juga menebalkan lendir serviks sehingga menghalangi pasasi sperma.

Daya guna teoritis hampir sama (1-5 kehamilan per 100 tahun-wanita). Kegagalan lebih rendah pada AKDR yang mengeluarkan hormon atau tembaga.

Pengawasan ginekologik terhadap akseptor AKDR dilakukan 1 minggu dan i bulan sesudah pemasangan, kemudian setiap 3 bulan sekali.
Disini dilihat filamen dan perubahan-perubahan yang terjadi pada serviks. Jika filamen tidak tampak, singkirkan lebih dahulu kemungkinan kehamilan. Serviks dibersihkan dengan larutan antiseptik, AKDR diraba dengan sonde uterus. Jika AKDR tidak teraba, dapat dilakukan pemeriksaan foto rontgen AP dan lateral dengan sonde logam di dalam uterus. Jika terdapat tranlokasi, pengeluaran AKDR dilakukan via laparaskopi atau laparatomi.

Penanganan kehamilan dengan AKDR in situ
50 % kasus kehamilan dengan AKDR dalam rahim mengalami abortus, yang lainnya bisa sampai aterm. Persalinan akan terjadi tanpa penyulit, baik pada ibu maupun anak. Dapat juga terjadi syok septik pada beberapa kasus. Jika klien berkeinginan melanjutkan kehamilan, AKDR dapat dikeluarkan perlahan dan kemungkinan terjadinya abortus menjadi 25%.

Bisa terjadi ekspulsi, kehamilan, dan beberapa efek sampingan lainnya mesti dijelaskan pada pasien. Beberapa efek sampingan yang ringan :
•Nyeri pada saat pemasangan  bisa dilakukan anestesi paraservikal.
•Kejang-rahim
•Nyeri pelvik
•Semaput, sehingga bisa terjadi bradikardia dan refleks vagal.
•Spotting
•Menoragia
•Sekret vagina lebih banyak

Beberapa efek sampingan yang lebih serius :
•Perforasi uterus.
•Infeksi pelvik
•Endometritis

Kontra indikasi mutlak ialah kehamilan dan penyakit radang panggul aktif atau rekuren. Kontra indikasi relatif antara lain tumor ovarium, kelainan uterus, gonorea, servisitis, kelainan haid, dismenorea, stenosis kanalis servikalis dan panjang kavum uteri kurang dari 6,5 cm.

KONTRASEPSI HORMONAL
Estrogen berkhasiat mempengaruhi ovulasi, perjalanan ovum atau implantasi.
Ovulasi dihambat melalui pengaruh estrogen terhadap hipotalamus dan selanjutnya menghambat FSH dan LH. Ovulasi tidak selalu dihambat oleh pil kombinasi yang mengandung estrogen 50 mikrogram atau kurang. Kalaupun daya guna preparat ini tinggi, hal itu adalah pengaruh progesteron di samping estrogen.

Implantasi telur yang sudah dibuahi dihambat oleh estrogen dosis tinggi (dietilstilbestrol, etinil estradiol) yang diberikan pada pertengahan siklus haid. Jarak antar konsepsi dan implantasi adalah 6 hari. Biopsi endometrium yang dilakukan sesudah pemberian estrogen dosis tinggi pasca konsepsi menunjukkan efek antiprogresteron, yang dapat menghambat implantasi. Perjalanan ovum dpercepat dengan pemberian estrogen pasca konsepsi.

Fungsi progesteron adalah menyiapkan endometrium untuk implantasi dan mempertahankan kehamilan. Beberapa khasiat progesteron dalam kontrasepsi adalah :
•Lendir servik menjadi lebih pekat, sehingga penetrasi sperma jadi lebih sulit
•Kapasitasi sperma dihambat oleh progesteron.
•Menghambat perjalanan ovum dalam tuba sebelum konsepsi.
•Menghambat implantasi sebelum ovulasi
•Menghambat ovulasi pada poros hipofisis-hipotalamus.

Pil Kombinasi
Terdapat estrogen maupun progesteron sintetik dalam satu pil. Pil diminum tiap hari selama 3 minggu, diikuti selama satu minggu dengan plasebo dimana pada saat perdarahan surut akan terjadi.

Kontra Indikasi
Terdapatnya riwayat tromboflebitis atau tromboflebitis, kelainan serebrovaskular, fungsi hati tidak atau kurang baik, keganasan pada payudara dan alat reproduksi, kehamilan dan varises berat.

Cara makan pil
Pil pertama diminum pada hari kelima siklus haid. Pada pasca persalinan, pil mulai dimakan sesudah bayi berumur 30-40 hari, sedangkan pasca keguguran 1-2 minggu pasca kejadian. Usahakan minum pil pada waktu yang sama, seperti sehabis makan malam pada tiap harinya. Tiap pagi dilakukan kontrol apakah pil tadi malam sudah diminum. Jika lupa 1 pil, minumlah segera disaat ingat. Jika lupa 2 pil berturut-turut, minum 2 pil segera ketika ingat dan 2 pil lagi pada waktu biasanya pada hari berikut. Pada keadaan in mungkin terjadi spotting. Jika lupa 3 pil, kemungkinan hamil menjadi besar.
Sangat dianjurkan pemeriksaan sitologi vagina dan pemeriksaan payudar setahun sekali.

Efek samping ringan dapat berupa pertambahan berat badan, perdarahan diluar daur haid, enek, depresi, alopesia, melasma, kandidiasis, amenorea pascapil, retensi cairan, dan keluhan gastrointestinal. Efek samping ini akan hilang dan berkurang dengan sendirinya. Efek samping yang berat adalah tromboemboli, yang mungkin terjadi karena peningkatan aktivitas faktor-faktor pembekuan, atau mungkin juga pengaruh vaskuler secara langsung.

Pil Sekuensial
Diberikan estrogen selama 14-15 hari pertama, selanjutnya kombinasi estrogen dan progesteron sampai siklus haid selesai. Khasiatnya untuk menghambat ovulasi. Cara pemakaian, efek samping dan kontraindikasi sama dengan pil kombinasi.

Pil Mini
Mengandung progestin saja, tanpa estrogen. Harus dimnum tiap hari, juga pada waktu haid. Pencegahan kehamilan mungkin karena pengaruh terhadap motilitas tuba, korpus luteum, endometrium dan lendir serviks serta pencegahan ovulasi. Efek sampingnya adalah perdarahan tidak teratur dan spotting.

Kontrasepsi Suntikan
Yang digunakan adalah long-acting progestin, yaitu Norestiteron enantat (NETEN) dengan nama dagang depomedroksi progesterone acetat (DPMA). Suntikan diberikan pada hari ke 3 – 5 pasca persalinan, segera setelah keguguran

Kontrasepsi Implant
Efektifitas progestin sebagai mkontrasepsi dapat diperpanjang dengan cara memasukkan progestin tersebut ke suatu delivery system. Ada beberapa cara delivery system, antara lain cincin vagina, implant dan mikrokapsul. Implant yang beredar di pasaran adalah norplant. yang terdiri dari enam kapsul dan masing-masing mengandung 36 mg levonorgestrel.

Mekanisme kerja
1.Menekan ovulasi ; lebih dari 80% pemakai norplant pada tahun-tahun pertama tidak mengalami ovulasi.
2.Membuat getah serviks menjadi kental.
3.Membuat endometrium tidak siap menerima kehamilan.

Merupakan kontrasepsi dengan daya guna yang tinggi, angka kegagalannya 0,3 per seratus tahun-wanita.

Efek samping: Gangguan siklus haid berupa perdarahan tidak teratur, perdarahan bercak, dan maenorea. Sebagian besar penghentian pemakaian kontrasepsi progestin disebabkan gangguan pola perdarahan. Beberapa cara pengobatan yang dipakai untuk menghentikan perdarahan pada akseptor progestin antara lain :
1.Konseling
2.Pemeriksaan fisik, ginekologik dan laboratprium
3.Pemberian progestin
4.Pemberian estrogen
5.Pemberian vitamin, ferrum, atau plasebo
6.Kuretase

TUBEKTOMI
Merupakan tindakan pada kedua saluran telur wanita yang mkengakibatkan orang yang bersangkutan tidak akan memiliki keturunan lagi.
Tubektomi dibagi berdasarkan atas :
1.Saat operasi
Pasca keguguran, pasca persalinan atau masa interval.
Pasca persalinan dianjurkan 24 jam atau selambat-lambatnya dalam 48 jam setelah bersalin.
2.Cara mencapai tuba
Laparatomi, laparatomi mini dan laparoskopi
3.Cara penutupan tuba
•Pomeroy
Tuba dijepit pada pertengahannya, kemudian diangkat sampai melipat. Dasar lipatan diikat dengan sehelai catgut biasa no. 0 atau no. 1. Lipatan tuba kemudian dipotong di atas iktan cat gut tadi.
•Kroener
Fimbria dijepit dengan sebuah klem. Bagian tuba proksimal dari jepitan diikat dengan sehelai benang sutera, atatu dengan cat gut yang tidak mudah direabsorbsi. Bagian tuba distal dari jepitan dipotong (fimbriektomi).
•Irving
Tuba dipotong pada pertengahan panjangnya setelah kedua ujung potongan diikat dengan catgut kromik no. 0 atau 00. Ujung potongan proksimal ditanamkan di dalam miometrium dinding depan uterus Ujung potongan distal ditanamkan di dalam ligamentum latum.
•Pemasangan cincin falope
Dengan aplikator, bagian isthmus tuba ditarik dan cincin dipasang pada bagian tuba tersebut. Sesudah terpasang lipatan tuba tampak keputih-putihan oleh karena tidak mendapat suplai darah lagi dan akan menjadi fibrotik.

Indikasi Tubektomi
1.Umur termuda 25 tahun dengan 4 anak hidup
2.Umur 30 tahun dengan 3 anak hidup
3.Umur 35 tahun dengan 2 anak hidup
Indikasi ini dikenal dengan keputusan 100 (umur ibu x banyak anak = 100)

Jumat, 17 Oktober 2008

Condometric

Nggak tahu darimana ide nyelenehnya datang, kok tiba-tiba dibuatlah kondom dengan menampilkan ukuran seperti garisan. Peribahasanya sambil nyelam minum bir atau 2 telor satu burung oops ....SALAH... maksudnya: satu batu dua burung.

Jadi buat you dude..ngak perlu lagi ngantongin kondom serta bawa2 garisan. Cukup ngantongin condometric. Tersedia daalam 4 macam "rasa", serta ukuran dalam sentimeter atau inchi.

4 FLAVOUR

Di Indonesia nggak bakalan dibeli dengan antusias oleh para dude...ntar ketawan dah kaliber dude's gun sama pasangannya. Sedangkan wanita2 mungkin bakal lebih antusias deh kayaknya karena rasa ingin tahunya selama ini berapa sih kaliber dude's gun bakal segera terjawab tanpa perlu bawa-bawa garisan yang tentu saja bisa menyinggung perasaan dude he..he..he. BTW Does size matter?

Kamis, 16 Oktober 2008

21 Crazy Sex Facts

  1. According to the Kinsey Institute, the biggest erect penis on record measures 13 inches. The smallest tops off at 1 3/4 inches.
  2. The most common fantasy is oral sex.
  3. 8% of us have regular anal sex.
  4. 60% of men and 54% of women have had a 1-night stand.
  5. Women buy 4 out of every 10 condoms sold.
  6. In 1609, a doctor named Wecker found a corpse in with two penises. Since then, there have been eighty documented cases of men similarly endowed.
  7. Men say the average erect penis is 10″. Women say it’s 4″.
  8. A female orgasm is a powerful painkiller (because of the release of endorphins), so headaches are in fact a bad excuse not to have sex.
  9. 56% of men have had sex at work.
  10. Among the Mangaians of Polynesia, 18-year-old couples make love an average of three times a night, every night, until their thirties, when the weekly average drops to a mere 14.
  11. 1 in 3 of us have had an extramarital affair.
  12. 62% think there is nothing wrong with affairs.
  13. The maximum speed at which erotic sensations travel from skin to brain has been clocked at 156 miles per hour.
  14. A honeymooning couple are suing Holiday Inn for ten thousand dollars, claiming their sex life is now dysfunction because an employee mistakenly walked in on them on their wedding night.
  15. At least 500 Americans die each year from asphyxia in an attempt to lessen oxygen flow to the brain in order to induce a more powerful orgasm.
  16. England’s King Edward VII, a man of considerable heft, had a special table built so that he could comfortably engage in sexual intercourse.
  17. 29% of us are virgins when we marry.
  18. The average sexual experience lasts about 39 minutes.
  19. 58% like dirty talk during sex.
  20. 22% rent porno flicks at least once.
  21. Given today’s average frequency of sexual intercourse, it would take the typical American couple more than four years to try every one of the 529 positions described in the Kama Sutra.

Aselinya dari sini

Rabu, 15 Oktober 2008

No sex is key to long life

Setiap orang yang umurnya panjang kalau ditanya apa rahasia/resep panjang umurnya, maka mereka akan memberikan berbagai jawaban yang beragam diantaranya seperti tidak merokok, olah raga teratur, vegetarian, masturbasi, tidak menikah dllsbnya.


1930----------------2008

Clara Meadmore 105 tahun, perawan tua tertua di Inggeris mengungkapkan rahasia panjang umurnya. Yaitu: No Sex alias perawan ting-ting.

Miss Meadmore tetap perawan sampai tua karena sibuk mencari sesuap nasi hingga nggak kepikiran untuk "gituan". Pilih yang mana? Enak2an tapi umur pendek atau nggak ngerasain enak2an tapi umur panjang?

Baca selengkapnya disini ya