Sabtu, 28 Februari 2009

Makan Antibiotik Saat Hamil

Ini pertanyaan yang sering diajukan bumil yang kebetulan mendapatkan antibiotik dari dokter nya. Khusus untuk wanita hamil, obat2an diberi kategori oleh FDA dengan kategori A, B, C, D dan X. Penjabaran untuk masing2 kategori bisa dilihat dalam tabel di bawah ini. Jadi amankah obat yang dimakan oleh bumil ?



Category Description
A

Adequate, well-controlled studies in pregnant women have not shown an increased risk of fetal abnormalities.
B




Animal studies have revealed no evidence of harm to the fetus, however, there are no adequate and well-controlled studies in pregnant women.
or
Animal studies have shown an adverse effect, but adequate and well-controlled studies in pregnant women have failed to demonstrate a risk to the fetus.
C




Animal studies have shown an adverse effect and there are no adequate and well-controlled studies in pregnant women.
or
No animal studies have been conducted and there are no adequate and well-controlled studies in pregnant women.
D

Studies, adequate well-controlled or observational, in pregnant women have demonstrated a risk to the fetus. However, the benefits of therapy may outweigh the potential risk.
X


Studies, adequate well-controlled or observational, in animals or pregnant women have demonstrated positive evidence of fetal abnormalities. The use of the product is contraindicated in women who are or may become pregnant.

Jawaban pastinya susah...kenapa? Berdasarkan kategori diatas, obat2an diuji keamanannya pertama ke hewan percobaan kemudian diuji ke orang dewasa. Karena wanita hamil biasanya jarang dimasukkan ke dalam uji coba (di barat sana nggak banyak/jarang ada bumil yang mau jadi orang percobaan) dan efek samping yang terjadi (terutama yang jangka panjang) pada bayi sangat sulit dipantau (terlalu lama).

Khusus untuk antibiotika, aman tidaknya antibiotika tergantung berbagai faktor, diantaranya jenis antibiotika, berapa banyak makannya serta berapa lama makannya. Dalam memberikan antibiotika perlu ditimbang antara efek obat yang dimakan dengan bahaya yang terjadi jika kondisi penyakitnya tidak diobati. Jika pemberian antibiotika merupakan satu-satunya cara menyembuhkan penyakit, maka biasanya dokter akan memberikan obat yang paling aman.

Kategori A
Secara umum antibiotika yang masuk kategori ini sangat dikit. Salah satunya adalah
Nystatin vaginal (Mycostatin) (=anti jamur)

Kategori B
Umumnya antibiotika masuk kategori ini, belum diketahuinya ada hubungan dengan cacat bayi atau komplikasi kehamilan lainnya obat tersebut kemungkinan aman. Termasuk di dalamnya :
Amoxicillin
Ampicillin
Augmentin (amoxicillin-clavulanate)
Dicloxicillin
Macrobid (nitrofurantoin)
Flagyl (metronidazole) (masih kontroversi pada Trimester I)
Cephalosporins including: Keflex (cephalexin), Ceclor (cefaclor), Duricef (cefadroxil)
Cleocin (clindamycin)
Erythromycin
Zithromax (azithromycin)
Golongan Sulfa (sampai hampir cukup bulan)
Famvir (famciclovir)
Zovirax (acyclovir)
Valtrex (valacyclovir)
Clotrimazole-vaginal (Mycelex, Lotrimin)

Kategori C
Bactrim
Trimethoprim
Biaxin (clarithromycin)
Cipro (ciprofloxacin)
Diflucan (fluconazole)
Monistat (miconazole)
Terazol (terconazole)
Isoniazid
Rifampin
Vermox (mebendazole)
Tetanus booster (tetanus toxoid)
Vaksin: hepatitis A, hepatitis B, influenza, meningococcus, pneumonia (pneumococcus), polio
Vaksin: Cacar, Mumps, Rubella

Kategori D
Obat ini jelas ada efek-nya ke bayi dan kehamilan. Hanya dipakai jika tidak ada alternatif yang lebih baik. Termasuk di dalamnya:
Tetracycline (dan turunannya), dapat menyebabkan perubahan warna gigi : tetracycline, doxycycline (Vibramycin), Minocin (minocycline)
Golongan Sulfa - Jika mendekati persalinan (karena bisa menyebabkan kuning yang berat pada bayi baru lahir)

Kategori X
Estrogen, Obat2an kemoterapi dll

NB
Di setiap negara ada kategori sendiri2, misalnya di Jerman kategorinya seperti di bawah ini

Kategori Deskripsi
Gr 1 For extensive application in humans has no suspicion of embryotoxic / teratogenic revealed. Animal studies provide no evidence of embryotoxic / teratogenic effects
Gr 2 For extensive application in humans has no suspicion of embryotoxic / teratogenic revealed.
Gr 3 For extensive application in humans has no suspicion of embryotoxic / teratogenic revealed. Animal studies, however, provide evidence of embryotoxic / teratogenic effects. These seem to be without significance.
Gr 4 No adequate and well-controlled studies on humans. Animal studies have shown no embryotoxic/teratogenic effects.
Gr 5 No adequate and well-controlled studies on humans.
Gr 6 No adequate and well-controlled studies in pregnant women. Animal studies have shown embryotoxic/teratogenic effects.
Gr 7 There is a risk that the drug is embryotoxic/teratogen to the human fetus. (first Trimester).
Gr 8 There is a risk that the drug is fetus toxis. (second and third Trimester).
Gr 9 There is a risk that the drug causes prenatal complication or abnormalities.
Gr 10 There is a risk that the drug causes hormone specific action on the human fetus.
Gr 11 There is a known risk that the drug is a mutagen/carcinogen.

*Terjemahin sendiri ya

Kamis, 26 Februari 2009

Perubahan Tubuh pada Kehamilan Trimester III

Trimester III kehamilan dimulai dari usia hamil 25 to minggu s/d kelahiran. Selama periode ini banyak hal2 yang kurang nyaman TM II tetap berlanjut. Akibat pertumbuhan janin, maka organ sekitarnya mendapat tekanan sehingga memperburuk keadaan serta menimbulkan keluhan baru. Sementara itu ukuran janin dan posisinya tekadang membuat bumil merasa tidak nyaman dan susah tidur, ditambah lagi dengan lelah akibat membawa tambahan bobot tambahan sampai bayi dilahirkan. Berikut perubahan2 yang sering ditemukan pada TM III.

Pembesaran perut. Rahim terus membesar, sampai ke 36 ukuran uterus mencapai pinggir bagian bawah tulang iga teredah pada dada. Pembesaran perut sering membuat puser/udel jadi menonjol.

Nyeri perut kiri atas (Heartburn). Heartburn sering dialami oleh bumil, terutama di TM III. Akibat pertumbuhan janin, rahim akan mendorong lambung, sehingga mengakibatkan mengalirnya asam lambung kearah kerongkongan dan menimbulkan rasa nyeri terutama setelah makan.

Perubahan kadarhormon bisa memperlambat proses pencernaan dan merelaksasi otot lambung sehingga asam lambung keluar ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi heartburn spt diatas. Sehingga dianjurkan bumil untuk menghindari makanan yang pedas. berminyak dan goreng2an, serta makan dalam porsi kecil2 dan sering. Setelah makan dianjurkan posisi tetap tegak (jangan berbaring), untuk mencegah terjadinya aliran balik makanan dari lambung ke kerongkongan.

Bengkak/edema. Tubuh menhasilkan dan menyimpan cairan tambahan selama hamil, akibatnya banyak bumil yang mengalami bengkak, terutama di akhir kehamilan. Bengkak sering timbul di kaki , tumit, dan wajah. Penekanan pembesaran uterus padapembuluh vena mengakibatkan darah balik dari bagian bawah tubuh terhambat, sehingga menyebabkan kaki dan tungkai bawah menjadi edema. Dianjurkan untuk banyak minum, mengkompres dingin, memakai sepatu longgar dan meninggikan kaki pada saat duduk atau istirahat. Jika pembengakakan terjadi dengan cepat serta berlebihan ini mungkin merupakan tanda pre-eklampsia.

Pembesaran payudara. Diakhir kehamilan payudara semakin membesar guna mempersiapkan proses ngASI. Pertambahan jaringan payudara bisa mencapai 1.4 kg, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan tdk nyaman. Dianjurkan untuk memakai bra khusus untuk mensuport payudara. Payudara juga bisa mengeluarkan kolustrum (ASI awal), sehingga dianjurkan untuk memasang pad khusus didalam bra, agar asi nggak berceceran kemana2.

Nyeri dan sakit. Akibat lain dari pembesaran raim adalah nyeri di bagian perut, selangkangan dan paha. Tekanan kepala bayi, penambahan BB, dan longgarnya sendi akibat hormon juga dapat menyebabkan sakit pinggang dan rulang2 panggul.

Varises pembuluh vena. Akibat tekanan pembuluh vena besar yang terletak dibelakang uterus, darah balik dari tubuh bagian bawah terhambat dan menyebabkan peningkatn tekanan pembuluh vena, akibatnya muncul varises. Vena membesar dan terasa nyeri. Lokasi tersering munculnya adalah betis, paha dan vagina. Sehingga dianjurkan untuk jangan berdiri lama, berbaringlah dengan posisi miring atau duduk dengan kaki ditinggikan.

Hemoroid. Sama halnya dengan varises, pembuluh darah vena didaerah anus juga membesar. Diperparah lagi akibat tekanan kepala terhadap vena di rektum (bgian dalam anus). Konstipasi berkontribusi dalam menimbulkan pecahnya hemorid sehingga menimbulkan perdarahan. Untuk menghindari pecahnya pembuluh darah ini maka dianjurkan untuk mengkonsumsi banyak serat, banyak minum, buah dan sayuran.

Susah bernafas. Sering dikeluhkan berupa sesak nafas,akibat pembesaran uterus yang menghalangi pengembangan paru-paru secara maksimal. Bumil dianjurkan untuk manarik nafas dalam dan lama.

Perubahan rambut dan kuku. Terjadi perubahan tekstur dan tingkat pertumbuhan rambut. Kebanyakannya pertumbuhan lebih lebat/tebal, akibat rangsangan hormon. Sementara ada sebagian yang mengalami perubahan warna, lebih kering atu lebih berminyak dari biasanya. Keluhan lain adalah tumbuhnya bulu pada tempat2 yng tidk diinginkan seperti pada wajah, perut dan puting susu. Hormon yng dihasilkan selama hamil bisa mengakibatkan pertmbuhan kuku yang cepat serta lebih keras dari biasanya. Ada juga yang mengalami kukunya mudah patah. Perubahan ini hilang setelah kelahiran.

Keringat meningkat. Sering terjadi peningkatan produksi keringat. Ini akibat meningkatnya metabolisme (pembakaran kalori) tubuh wanita hamil. Jika udara panas, agar tidak over heating, dianjurkan meminum air dingin, beristirahat, serta mandi air dingin.

Stretch mark dan perubahan warna kulit. Garis2 parut berwarna merah, pink atau keunguan atau kehitaman bisa muncul diperut, paha, bokong da payudara. Munculnya terutama mulai TM II dan bertambah bnyak di TM III. Separuh wanita hamil mengalami ini. Setelah lahir stretch mark akan memudar sampai minimal, tetapi tidak bisa hilang.

Perubahan warna kulit. Mulai TM II terjadi perubahan warna kulit menjadi lebih gelap. Daerah puting juga bisa menghitam, juga timbul garis hitam dibagian tengah perut mulai dri udel ke darah diatas bulu kemaluan (linea nigra). Juga bisa menimbulkan hitam atau coklat hidung, jidat dan pipi, dikenal dengan istilah melasma atau chloasma (topeng hamil). Perubahan ini lazim menghilang setelah persalinan.

Sumber: ACOG

Selasa, 24 Februari 2009

Natural Suplements

As we know, our healthy bodies can be maintained by taking some vitamin, mineral and doing exercise regularly. If one of them is less then our bodies will not function maximally and effectively. In a healthy body theres is a good immunity, that will defense our bodies, so we can't get sick easily.

Another way to improve our immunity from a disease is by taking suplemen which can stimulate our immun system. One of the best is Poly MVA. Poly MVA is a promising new dietary supplement that may assist in boosting immune response, and healing damaged cells. It is a uniquely formulated nutritional supplement containing a proprietary blend of Palladium and alpha-lipoic Acid (which we refer to as LAPd), Vitamins B1, B2 and B12, Formylmethionine, Acetyl Cystiene, and trace amounts of Molybdinum, Rhodium, and Ruthenium. It is designed to provide energy for the compromised body systems by changing the electrical potential of human cells, increasing the charge density of DNA within the cell.

Poly MVA is a new, nontoxic, powerful antioxidant dietary supplement. While definitive studies on it's effect in human nutrition and health are under way, early studies and anecdotal information indicate that the active ingredients in Poly MVA may be beneficial in protecting cell DNA and RNA, assisting the body produce energy, and provide support to the liver in removing harmful substances from the body. Some studies indicate that ingredients of Poly MVA can assist in preventing cell damage, and removing heavy metals from the bloodstream. As a powerful antioxidant, it can help to neutralize the free radicals within the body that are thought to influence the aging processes and convert them into energy. Other ingredients are involved in DNA synthesis, production of the myelin sheath that protects nerves, and red blood cell production, and playing an important role in immune and nerve function.

From a variety of mineral suplemen products, one of it is intraMAX ™. Most illnesses, diseases and ailments can be traced to mineral or nutritional deficiencies in the body. intraMAX™ may be effectively used to treat many different patient problems by providing the missing elements for good health. Without a doubt, minerals are "the gift of life" and cellular function becomes impossible without them! The 74th Congress, 2nd Session of United States declared 99% of Americans are mineral deficient because our foods no longer contain adequate amounts of essential Organic trace minerals critically necessary to maintain health, promote healing, and prevent illness. In the absence of sufficient Organic trace minerals, our bodies cease to function properly.

Sometimes we bored and depressed to our daily job rutinity. It's better for you to take something that will not harm you, so you can get relaxed. Lithium is the most common element used for stabilizing mood swings, mania and depression. Lithium orotate (the lithium salt of orotic acid) is 20 times more bio-active than other lithium salts, allowing a reduction in dosage greatly reducing the likelihood and severity of potential side effects. Orotate is an organic "carrier" that transports the natural Lithium exactly where it needs to be delivered so that it reaches the blood cells of our brain. This is where chemical imbalances occur. When organic Lithium is combined with Orotate, it is reported to be many times more effective than the chemical, inorganic Lithium and to have NO side effects.

Lithium Orotate may provide a natural help with the following : Mood Swings, Chemical Dependency, Depression, Mania, Bi-Polar, Fibromyalgia, Gout, Cluster Headaches, Alzheimer's and Brain Aging.

Minggu, 22 Februari 2009

Masturbasi pada anak

Masturbasi pada anak seringkali kita temukan, seringkali hal tersebut membuat malu orang tua. Hal ini sebetulnya tidak membahayakan perkembangan seksual anak. Yang jelas masturbasi tidak memiliki efek samping mental dan fisik sampai dilakukan secara berlebihan /ekstrim.

Masturbasi secara ekstrim merupakan kelainan tingkah laku (behavioral disorder). Penelitian memperlihatkan bahwa kecenderungan masturbasi pada anak yang masih kecil sebaiknya diacuhkan , karena mereka melakukannya tanpa sadar/tahu. Jangan sampai membuat anak merasa bersalah karena hal tersebut justru akan mengganggu kejiwaannya. Berdasarkan kamus, masturbasi adalah self-abuse, sehingga tidak mungkin seorang anak kecil melakukan self-abuse.

Berikut penyebab - penyebab masturbasi pada anak:
* Kurangnya perhatian dari orang tua: Ini biasanya terjadi pada keluarga yang broken serta anak yang tak dihiraukan orang tua karena tidak ada waktu/sibuk.
* Sexual Abuse : Oleh orang lain atau pun anggota keluarga sendiri.
* Kesepian dan kurang interaksi sosial : anak sering sendiri, tidak punya teman bermain serta tidak ada aktifitas/hiburan yang menyenangkannya.

Untuk itu orang tua harus lebih meluangkan waktu dengan anaknya dan bermain bersama dengan aktifitas yang menyehatkan. Membawa anaknya untuk berinteraksi sosial, serta aktifitas konstrukstif lainnya, sehingga si anak tidak lagi memikirkan kegiatan masturbasinya

Child Behavior Basics: Childhood Masturbation

Rabu, 18 Februari 2009

Efek Caffein Pada Kehamilan

Bagi ibu atau calon ibu pencinta kopi atau minuman bercaffein lainnya baiknya anda membaca tulisan ini. Karena kebiasaan yang satu ini pastinya akan sulit ditinggal kan selama hamil.

Caffein bersifat stimulan (membuat mata melek) dan diuretik (jadi banyak pipis). Karena sifat stimulannya, caffein meningkatkan tekanan darah dan frekuensi nadi, yang mana kedua hal ini sebaiknya tidak terjadi pada kehamilan. Caffeine juga meningkatkan frekuensi pipis yang mana hal ini menyebabkan berkurangnya cairan tubuh dan dehidrasi.


Caffein dapat menembus plasenta dan sampai ke bayi. Jika tubuh ibu masih mampu menghandle sejumlah caffein, tetapi tidak demikian halnya dengan bayi. Metabolisme bayi belum sempurna sehingga tidak bisa sepenuhnya mengolah caffein yang masuk.

Disamping kopi, caffein juga ditemukan dalam teh, soda (coca cola), coklat dan obat2an (obat flu atau sakit kepala).

Caffein bisa menyebabkan cacat pada bayi manusia? Beberapa penelitian dengan mempergunakan hewan percobaan didapatkan caffein bisa menyebabkan cacat bawaan, persalinan kurang bulan, mengurangi kesuburan dan meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan kurang (low-birth weight). Sedangkan penelitian pada manusia belum menghasilkan sesuatu yang konklusif. Tapi alangkah baiknya untuk main aman saja terhadap sesuatu yang inkonklusif.

Caffein mengganggu kesuburan? Beberapa penelitian memperlihatkan hubungan antara mengkonsumsi caffein dalam jumlah banyak dengan lambatnya hamil.

Caffein dapat menyebabkan keguguran? Terdapat beberapa penelitian mendaptkan terjadinya peningkatan kejadian abortus pada wanita yng mengkonsumsi lebih dari 300 mg (3 gelas kopi) sehari. Efek lainnya yang juga meningkat adalah persalinan kurang bulan serta BBLR sehingga lebih aman menghindari caffein sebisa mungkin.

Wanita hamil tidak boleh mengkonsumsi caffein sama sekali ? Para ahli mengatakan bahwa konsumsi caffein dalam kadar menengah tidak memiliki efek terhadap kehamilan. Batasan moderat disini adalah antara 150-300 mg.

Sumber: APA

Selasa, 17 Februari 2009

Vagina berbau (tak sedap)

Emangnya baunya sedap ? Hahaha .... memang agak susah menerjemahkannya. Pakai bahasa Inggrisnya saja biar lebih enak kedengarannya: Vaginal Odor. Secara normal sebetulnya vagina sehat memiliki bau yang khas. Setiap orang (co) akan memberikan gambaran/mendiskripsikannya secara berbeda. Ini salah satu kutipan diskripsinya.
I would describe it as a sweet smell of innocence mixed with a touch of naughtyness and delightful excitement!!! . A irrisistible combination that once experienced you'll always remember her.
Kalau ingin tahu diskripsi unique smell and taste-nya silakan baca ini lol lol lol
Berikut ini daftar penyebabnya:
# Bacterial vaginosis
# Bowel cancer
# Cervical Cancer
# Cervicitis
# Cervix cancer
# Chlamydia
# Endometritis
# Foreign body in vagina
# Forgotten tampon
# Granuloma inguinale
# Lodged condom
# Lodged contraceptive device
# Normal vaginal odor
# Pelvic Inflammatory Disease
# Puerperal fever
# Salpingitis
# Sensitivity to odor
# Septic abortion
# Trichomoniasis
# Uterine cancer
# Vaginal cancer
# Vaginal discharge
# Vaginal infection
# Vaginitis

Dari sekian banyak penyebab vaginal odor diatas, sebagai penyebab yang paling ditemukan adalah Bacterial Vaginosis (BV) yang disebabkan akibat pertumbuhan yang berlebihan dari organisme yang secara normal ada di vagina. Bau yang dihasilkan akibat infeksi kuman ini biasanya berbau amis (fishy smell)m semakin jelas baunya setelah habis berhubungan badan. Gejala lain infeksi ini adalah rasa gatal taua iritasi divagina, dan cairan yang keluar berawarna putih ke abu-abuan.

Penyebab lain yng sering adalah hygiene yang rendah. Sangat baik untuk rajin mebersihkan vagina bagian luar dengan dengansedikit sabun yang mild secara rutin waktu mandi kemudian dibilas dengan air yang banyak. Tidak perlu melakukan "Douching =menyemprot kan pembersih ke dalam liang vagina). Karena akan menggangu keasaman vagina yang berfungsi menjaga vagina dari infeksi jamur dan kuman.

Penyebab lainnya yang jarang :
* Tampon vagina yang tertinggal/terlupa.(Wah bahaya nich, bisa kena sue) .
* Fistula Rectovaginal , biasanya akibat trauma/cedera saat menjalani proses persalinan, sehingga terbentuk hubungan antara vagina dan rektum, akibatnya feces keluar melalui vagina.
* Kanker leher rahim atau kanker di daerah vagina.

Pengobatan tentunya disesuaikan dengan penyebabnya, kalau infeksi tentunya akan diberikan antibioyika yang sesuai.

Sumber : Gado-gado

Senin, 16 Februari 2009

Herpes Genitalis dalam Kehamilan

Herpes genitalis adalah infeksi virus herpes simpleks pada atau disekitar vagina, vulva (bibir vagina) dan anus (wanita). Herpes dapat menyebabkan luka pada daerah mulut, dan hidung , pada daerah kemaluan (laki2 dan wanita) dan daerah anus, atau pada mata, jari dan tangan. Terdapat dua jenis virus herpes simpleks yaitu herpes simpleks 1 and 2.

Herpes dapat ditularkan orang perorang dengan cara: kontak kulit ke kulit (dengan lesi), hubungan seks (segala macam jenis lubang) dan dari ibu ke bayi saat melahirkan.

Gejalanya berupa luka yang terasa nyeri atau benjolan berisi cairan disekitar bulu kemaluan, vagina, vulva atau anus. Bsia juga terasa nyeri saat pipis. Serta gejala infeksi virus umunya seperti demam, rasa tidak badan serta sangat lelah.

Luka herpes genital bisa muncul disekitar vagina, vulva, liang vagina atau anus. Begitu terinfeksi virus ini virus akan menetap di tubuh dan bisa aktif berkali2. Gejala awalnya bisa berupa rasa geli/gatal pada daerah yang terkena.

Bayi yang tertular herpes saat dilahirkan disebut herpes neonatal. Herpes neonatal dapat menginfeksi kulit bayi, mata atau mulut dan bisa merusak otak serta organ lain. Bayi bisa sangat sakit bahkan meninggal. Pengobatan yang diberikan kepada bayi bisa mencegah serta mengurangi dampat yang ditimbulkan pada bayi.

Kekebaln yang dimiliki ibu biasanya juga melindungi bayi dan bertahan sampai usia bayi tiga bulan setelah kelahiran. Jika wanita terkena infeksi sebelum hamil dan tidak kambuh selama hamil dan persalinan, maka tidak akan menularkan ke bayi. Jika ternyata kambuh selama persalinan, risko bayi tertular juga rendah.

Jika terkena infeksi diakhir usia kehamilan, maka tubuh belum sempat menghasilkan imunitas serta mentransfernya ke bayi, sehingga bayi berisiko tertular saat dilahirkan pervagina.

Jika pertama kali terkena herpes saat hamil maka akan diberikan pengobatan antivirus (acyclovir) selama lima hari. Guna obat ini adalah memendekkan masa infeksi serta mengurangi beratnya gejala yang timbul.

Jika infeksi terjadi diakhir kehamilan, maka diberikan acyclovir selama 4 minggu terakhir kehamilan. Hal ini bertujuan agar herpes tidak kambuh menjelang kelahiran bayi. Acyclovir juga akan diberikan jika terjadi kekambuhan terutama di TM III.

Tidak terdapat bukti adanya risko terhadap bayi dalam kandungan jika mengkonsumsi acyclovir selama kehamilan serta umumnya tidak merasakan efek samping obat (ibunya).

Bagaimana cara kelahiran yang aman ? Jika terkena infeksi pertama dalam 6 bulan pertama kehamilan maka bayi bisa dilahirkan pervagina. Jika terkena infeksi pertama kali dalam 6 minggu terakhir kehamilan maka akan dilakukan tindakan cesar berencana untuk melahirkan bayi . Jika infeksi muncul saat perslinan maka dilakukan bedah cesar untuk melahirkan bayi. Jika terkena infeksi sebelum hamil dan kambuh saat persalinan maka bayi bisa dilahirkan pervagina. Tindakan operasi bertujuan mengurangi risiko menularkan ke bayi.

sumber RCOG