Senin, 16 Mei 2011

Anteversio Uter

Kelainan letak uterus ke depan dijumpai pada paruh jantung (abdomen pendulum) dan setelah diobservasi Ventrofiksasio. Perut gantung terdapat pada ibu multi para, karena melemahnya dinding perut, terutama multipara yang gemuk, uterus membangkak ke depan sedemikian rupa sehingga letak fundus uteri dapat lebih rendah daripada simfisis.

Rasa nyeri di perut bawah dan pinggang bawah, menderita intertrigu di lipatan kulit, varices dan oedema pada vulva.
Kala I pembukaan servik kurang lancar karena tenaga his salah arah, serviks terdorong ke sakrum bagian janin terendah masih tinggi tidak mungkin memasuki pintu atas panggul.

Pemakaian ikat perut yang terlalu kencang. Perut bawah dikosong, mengurangi penderitaan menjelang persalinan wanita tidur menelentang terus menerus untuk memperbesar kemungkinan masuknya kepada ke dalam panggul. Kelainan letak janin pada saat-saat terakhir kehamilan. Setiap ada his fundus uteri didorong ke atas supaya tenaga his terarah lebih baik samapai bagian terendah masuk betul di dalam panggul. Kelemahan dinding perut menyebabkan tenaga meneran kurang sempurna sehingga partus kala II perlu diakhiri dengan forsep dan ekstraksi vakum, ketuban pecah dini dan kepala tidak turun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar