Rabu, 20 April 2011

TATA CARA PENGANGKATAN JAHITAN PADA LUKA

URAIAN UMUM

Mengangkat atau membuka benang jahitan pada luka yang dijahit

Gunanya untuk menjegah timbulnya infeksi dan tertinggalnya benang

Operasional dilakukan pada :

- Luka operasi yang sudah waktunya diangkat jahitannya

- Luka pasca bedah yang sudah sembuh

- Luka infeksi oleh karena jahitan

PERSIAPAN

Persiapan Klien

- Cek perencanaan Keperawatan klien

- Klien diberi penjelasan tentang prosedur yang akan dilakukan

Persiapan Alat

- Set angkat jahitan seteril

- Kapas bulat / lidi kapas

- Bengkok

- Gunting dan plester

- Alkohol 70 % / wash bensin

- Kantong balutan kotor

- Kassa / tufer dalam tromol

- Bethadine 10 %

A. PELAKSANAAN

- Perawat cuci tangan

- Memasang sampiran disekeliling tempat tidur

- Atur posisi klien sesuai kebutuhan

- Meletakan set angkat jahitan didekat klien atau didaerah yang mudah dijangkau

- Membuka set angkat jahitan seteril

- Membuka balutan dengan hati-hati dan balutan dimasukan kedalam kantong balutan kotor, bekas-bekas plester dibersihkan dengan kapas bensin

- Mendisinfeksi sekitar luka operasi dengan kapas alkohol 70 % dan mengolesi luka operasi dengan bethadine 10 %

- Melepaskan jahitan satu persatu selang seling, dengan cara :

· Menjepit simpul jahitan dengan pinset anatomis dan ditarik sedikit keatas kemudian menggunting benang dibawah simpul yang berdekatan dengan kulit atau pada sisi yang lain yang tidak simpul

- Mengolesi luka dan sekitarnya dengan bethadine

- Menutup luka dengan kassa kering dan diplester

- Merapihkan klien dan alat – alat dibereskan

- Perawat cuci tangan

- Perhatikan dan catat reaksi klien setelah melakukan tindakan

EVALUASI

- Perhatikan respon klien dan hasil tindakan

DOKUMENTASI

- Mencatat tindakan yang telah dilakukan (waktu pelaksanaan, respon klien, hasil tindakan, Kondisi luka, perawat yang melakukan ) pada catatan keperawatan


http://askep-askeb.cz.cc/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar