Selasa, 22 Juli 2008

OBAT PENGUAT KEHAMILAN


Izin buat yang nanya...nama nggak dipasang

Semua tahu (pembaca blog ini sdh pandai2) ini kasus Abortus Iminens (Ancaman Keguguran). Kenapa bisa terjadi? Banyak penyebabnya kalau mau diperiksa akan memakan banyak biaya. Tetapi penyebab terbanyak adalah akibat kekurangan pasokan hormon progesteron (bisa juga akibat tidak seimbang dengan estrogen) dan kelainan kromosom (trisomi dll)

Disini akan kita fokuskan pada kekurangan progesteron saja. Dalam keadaan normal...pada awal kehamilan progesteron lebih dominan dibandingkan estrogen. Awalnya progesteron dihasilkan oleh indung telur (corpus luteum), sampai kemudian diambil alih oleh plasenta saat usia kehamilan 16 minggu.

Pada kondisi tertentu kadar estrogen naik seperti pada saat stress (fisik atau mental). Stress fisik contohnya kelelahan. Saat stress ada zat yang namanya cortisol akan muncul...zat inilah yang akan merangsang munculnya estrogen. Dominasi estrogen (kadarnya lebih tinggi dari progesteron) akan menyebabkan rahim berkontraksi.

Apa hubungannya dengan DUPHASTON (KLIK)? Menuut tulisan yang ada di liink ini, duphaston berisi : dydrogesterone , homon sintetik yang mirip dengan homon pogesteron tubuh kita. Jadi jelas pada kasus abortus iminens diatas duphaston dibeikan untuk mengimbangi dominasi estrogen sehingga rahim menjadi tenang (tidak bekontraksi). Selain duphaston banyak obat-obat penguat janin yang diberikan dokter diantaranya preabor,lestron, pregtenol dll. (Kata Prof Ali Baziad sebetulnya kurang tepat, lebih pas kalau diberi Cygest). (Bukan promo Cygest...itu ucapan beliau waktu ngisi acara round table discussion POGI BATAM di Hotel Novotel lebih kurang 2 minggu yang lalu

Efek samping obat :
Pregnancy and breastfeeding
Certain medicines should not be used during pregnancy or breastfeeding. However, other medicines may be safely used in pregnancy or breastfeeding providing the benefits to the mother outweigh the risks to the unborn baby. Always inform your doctor if you are pregnant or planning a pregnancy, before using any medicine.
  • There are no known harmful effects when this medicine is used during pregnancy.
  • Small amounts of this medicine may pass into breast milk, however there are no known harmful effects when it is used by breastfeeding mothers.
Ini petikan langsung dai linknya. Disini terbaca "Tidak tedapat efek yang membahayakan jika dipergunakan selama kehamilan. Untuk pemakaian yang lama, paling akan menyebabkan efek progestrogenik pada bayi perempuan seperti petumbuhan bulu roma yang lebih nyata (tapi nggak sampe bekumis tebal...). Menurut aku malah seksi jadinya kalo cewek dengan bulu roma yang lebih jelas...apalalgi berkulit putih...(hemmm...)

Yang teramaat penting dari pengobatan abortus iminens adalah istirahat total (bed rest) sampai pedarahan behenti, baru boleh beraktifitas ringan. Dan jangan terlalu kecewa jika nantinya abortus nya tidak bisa di rem/cegah. Karena jika memang kelainan genetik/kromosom pasti tidak akan bisa dipetahankan, ibaratnya seleksi alam yang tidak kuat/tidak sempurna akan tesingkir. Dan segala sesuatu pasti ada hikmahnya...cari dan temukan.


PS
Buat yang ngirim imel, sudah dibalas secara ringkas. Semoga ada manfaatnya bagi yang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar